PENGARUH
MIE INSTAN TERHADAP KESEHATAN
Andy
Rakhman Marzuki ( 09171013)
Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Kalimantan
Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Kalimantan
1.
Pendahuluan
Mie instan adalah salah satu makanan cepat saji
yang menjadi favorite masyarakat hampir di seluruh dunia khususnya di wilayah
Asia. Semua orang tau mie instan dapat dicari di pasar tradisional hingga pasar
modern, cara membuatnya juga mudah hanya butuh 3 sampai 5 menit langsung jadi,
dan yang paling penting adalah harganya yang cukup terjangkau, sehingga tidak
mengherankan jika semua kalangan bisa menyukai makanan praktis ini tidak
terkecuali anak kos.
Anak kos cenderung lebih menyukai
segala hal yang praktis contohnya adalah mie instan, tanpa memikirkan dampak
dan akibat dari mengkonsumsi mie instan tersebut. Akibat dari mengkonsumsi mie
instan adalah kerusakan hati, gagal ginjal, dibetes, kencing manis dan lain
lain. Mie instan mengandung zat berbahaya salah satunya proplene glycol yang
merusak dan mengganggu kerja hati.
Makanan seharusnya memberikan nutrisi
yang baik bagi tubuh manusia sebagai kebutuhan kelangsungan hidup. Dengan
mengkonsumsi makanan sehat, individu dapat bertahan hidup dan terhindar dari
banyak yang dapat menyerang tubuh. Sebaliknya, dengan menkonsumsi makanan yang
tidak sehat, banyak zat berbahaya serta racun yang dapat mengganggu kesehatan
tubuh individu sehingga menyebabkan penyakit hingga kematian.
2.
Pembahasan
Mie
adalah adonan tipis dan panjang yang telah digulung, dikeringkan,dan dimasak
dalam air mendidih. Istilah ini juga merujuk kepada mie kering yang harus
dimasak kembali dengan dicelupkan dalam air. Mie juga dapat dipersiapkan untuk
konsumsi hanya menambahkan air panas dan bumbu yang sudah ada di dalamnya.
Mie
instan biasanya dijadikan makanan pokok atau hampir dikonsumsi setiap hari oleh
anak kos kosan. Karena alasan terjangkau inilah yang membuat mie instan sangat
disukai .Tak hanya itu cara pembuatannya pun juga sangat praktis dan tak butuh
waktu lama. Akibat mengkonsumsi mie instan yang berlebihan dapat membuat anak
kos mengabaikan pola makan. Padahal mengkonsumsi mie instan dalam jumlah banyak
dan jangka waktu yang lama dapat menimbulkan penimbun zat adiktif yang
terkandung dalam mie instan.
Mie
instan merupakan makanan populer yang dapat dimakan siang dan malam hari,
terutama bagi mahasiswa di akhir bulan. Karna murah dan mengenyangkan mie
instan menjadi makanan yang populer. Berikut kandungan dari mie instan antara
lain:
1.Natrium Plifosfat
Bahan adiktif ini merupakan salah satu bahan yang
digunakan sebagai bahan penyeimbang saat mie dibuat.
2.Natarium Karbonat
serta Kalium Karbonat
Salah satu zat yang ada di dalam kandungan mie instan
ini berfungsi dalam mengatur keseimbangan asam.
3.Tartazine
Bahan yang kerap disebut sebagai zat pewarna makanan
ini digunakan sebagai pewarna mie instan agar memiliki warna kuning yang indah.
4.MSG
Bahan ini kerap diketahui sebagai bahan penguat rasa
yang ada terletak pada bumbu mie instan. MSG pada mie instan diketahui memiliki
jumlah yang cukup tinggi sehingga memiliki dampak bagi kesehatan tubuh.
Kandungan mie instan yang memiliki bahan adiktif yang memiliki
dampak bagi kesehatan tubuh akan bereaksi dalam jangka waktu yang pendek dan
juga dalam jangka waktu yang panjang. Ada akibat terlalu banyak makan mie
instan yang bisa kita rasakan akibatnya seperti kanker, diabetes, kerusakan
pada syaraf otak bahkan memiliki resiko usus bocor dikarenakan tekstur mie
instan yang sulit untuk dicerna. Kamu harus menambahkan sayuran untuk menambah
nutrisi pada mie instan yang kamu makan. Berikut dampak dari mengkonsumsi mie
instan antara lain:
1. Penyebab kanker
Mie instan yang beredar saat ini, ternyata cukup
membahayakan. Telah diketahui bahwa
permukaan mie instan dilapisi oleh lilin, inilah kenapa mie tidak pernah
lengket satu sama lain. Lilin ini sangat membahayakan kesehatan tubuh, karena
tubuh kita butuh waktu lama untuk mencerna lilin ini, yakni sekitar dua hari. Jika zat ini terus
menumpuk dalam tubuh, kemungkinan kita untuk terkena penyakit kanker sangatlah
tinggi. Misalnya, kanker hati, usus, atau leukimia. Tidak hanya lilin dari mie
instan, bumbunya pun yang mengandung banyak zat aditif seperti MSG yang bisa
menjadi pemicu kanker dalam tubuh. Banyak kasus nyata tentang orang
yang sakit dan diduga disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi mie instan.
Karena itu, sebaiknya Anda pun mulai mengurangi mengkonsumsi makanan ini
2. Chinese restaurant
syndrome
Bahaya makan mie instan yang satu ini lebih mirip keracunan, hal ini disebabkan oleh MSG yang terdapat pada bumbu mie instan. Ada beberapa orang yang tidak tahan dengan MSG, lalu kemudian merasa pusing dan sesak nafas. Namun penyakit ini tidak terlalu fatal, karena akan sembuh setelah 2-3 jam kemudian.
Bahaya makan mie instan yang satu ini lebih mirip keracunan, hal ini disebabkan oleh MSG yang terdapat pada bumbu mie instan. Ada beberapa orang yang tidak tahan dengan MSG, lalu kemudian merasa pusing dan sesak nafas. Namun penyakit ini tidak terlalu fatal, karena akan sembuh setelah 2-3 jam kemudian.
3. Kerusakan jaringan otak
Mengkonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau keumpuhan.
Mengkonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau keumpuhan.
3. Penutup
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa menjaga pola makan agar tetap sehat dan seimbang sangatlah penting khususnya dikalangan remaja yang memiliki pola makan konsumtif. Hal ini dikarenakan ketersediaan bahan makanan instan yang sangat banyak baik disekolah, dirumah, dan tempat lainnya. Selain nikmat terdapat dampak negatif yang sangat besar. Efek nyata adalah tubuh para remaja yang digerogogti secara perlahan dan akan menyebabkan penyakit penyakit yang berbahaya dalam tubuhnya. Menjaga dari sekarang akan lebih baik dari pada mengobati esok hari.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa menjaga pola makan agar tetap sehat dan seimbang sangatlah penting khususnya dikalangan remaja yang memiliki pola makan konsumtif. Hal ini dikarenakan ketersediaan bahan makanan instan yang sangat banyak baik disekolah, dirumah, dan tempat lainnya. Selain nikmat terdapat dampak negatif yang sangat besar. Efek nyata adalah tubuh para remaja yang digerogogti secara perlahan dan akan menyebabkan penyakit penyakit yang berbahaya dalam tubuhnya. Menjaga dari sekarang akan lebih baik dari pada mengobati esok hari.