Rabu, 13 Desember 2017



PENGARUH MIE INSTAN TERHADAP KESEHATAN
Andy Rakhman Marzuki ( 09171013)
Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Kalimantan

1.     Pendahuluan
             Mie instan adalah salah satu makanan cepat saji yang menjadi favorite masyarakat hampir di seluruh dunia khususnya di wilayah Asia. Semua orang tau mie instan dapat dicari di pasar tradisional hingga pasar modern, cara membuatnya juga mudah hanya butuh 3 sampai 5 menit langsung jadi, dan yang paling penting adalah harganya yang cukup terjangkau, sehingga tidak mengherankan jika semua kalangan bisa menyukai makanan praktis ini tidak terkecuali anak kos.
            Anak kos cenderung lebih menyukai segala hal yang praktis contohnya adalah mie instan, tanpa memikirkan dampak dan akibat dari mengkonsumsi mie instan tersebut. Akibat dari mengkonsumsi mie instan adalah kerusakan hati, gagal ginjal, dibetes, kencing manis dan lain lain. Mie instan mengandung zat berbahaya salah satunya proplene glycol yang merusak dan mengganggu kerja hati.
            Makanan seharusnya memberikan nutrisi yang baik bagi tubuh manusia sebagai kebutuhan kelangsungan hidup. Dengan mengkonsumsi makanan sehat, individu dapat bertahan hidup dan terhindar dari banyak yang dapat menyerang tubuh. Sebaliknya, dengan menkonsumsi makanan yang tidak sehat, banyak zat berbahaya serta racun yang dapat mengganggu kesehatan tubuh individu sehingga menyebabkan penyakit hingga kematian.

2.     Pembahasan
Mie adalah adonan tipis dan panjang yang telah digulung, dikeringkan,dan dimasak dalam air mendidih. Istilah ini juga merujuk kepada mie kering yang harus dimasak kembali dengan dicelupkan dalam air. Mie juga dapat dipersiapkan untuk konsumsi hanya menambahkan air panas dan bumbu yang sudah ada di dalamnya.
Mie instan biasanya dijadikan makanan pokok atau hampir dikonsumsi setiap hari oleh anak kos kosan. Karena alasan terjangkau inilah yang membuat mie instan sangat disukai .Tak hanya itu cara pembuatannya pun juga sangat praktis dan tak butuh waktu lama. Akibat mengkonsumsi mie instan yang berlebihan dapat membuat anak kos mengabaikan pola makan. Padahal mengkonsumsi mie instan dalam jumlah banyak dan jangka waktu yang lama dapat menimbulkan penimbun zat adiktif yang terkandung dalam mie instan.
Mie instan merupakan makanan populer yang dapat dimakan siang dan malam hari, terutama bagi mahasiswa di akhir bulan. Karna murah dan mengenyangkan mie instan menjadi makanan yang populer. Berikut kandungan dari mie instan antara lain:


1.Natrium Plifosfat
Bahan adiktif ini merupakan salah satu bahan yang digunakan sebagai bahan penyeimbang saat mie dibuat.
2.Natarium Karbonat serta Kalium Karbonat
Salah satu zat yang ada di dalam kandungan mie instan ini berfungsi dalam mengatur keseimbangan asam. 
3.Tartazine
Bahan yang kerap disebut sebagai zat pewarna makanan ini digunakan sebagai pewarna mie instan agar memiliki warna kuning yang indah.
4.MSG
Bahan ini kerap diketahui sebagai bahan penguat rasa yang ada terletak pada bumbu mie instan. MSG pada mie instan diketahui memiliki jumlah yang cukup tinggi sehingga memiliki dampak bagi kesehatan tubuh. 

Kandungan mie instan yang memiliki bahan adiktif yang memiliki dampak bagi kesehatan tubuh akan bereaksi dalam jangka waktu yang pendek dan juga dalam jangka waktu yang panjang. Ada akibat terlalu banyak makan mie instan yang bisa kita rasakan akibatnya seperti kanker, diabetes, kerusakan pada syaraf otak bahkan memiliki resiko usus bocor dikarenakan tekstur mie instan yang sulit untuk dicerna. Kamu harus menambahkan sayuran untuk menambah nutrisi pada mie instan yang kamu makan. Berikut dampak dari mengkonsumsi mie instan antara lain:

1. Penyebab kanker                                                                                                                                                  Mie instan yang beredar saat ini, ternyata cukup membahayakan. Telah diketahui bahwa permukaan mie instan dilapisi oleh lilin, inilah kenapa mie tidak pernah lengket satu sama lain. Lilin ini sangat membahayakan kesehatan tubuh, karena tubuh kita butuh waktu lama untuk mencerna lilin ini, yakni sekitar dua hari.     Jika zat ini terus menumpuk dalam tubuh, kemungkinan kita untuk terkena penyakit kanker sangatlah tinggi. Misalnya, kanker hati, usus, atau leukimia. Tidak hanya lilin dari mie instan, bumbunya pun yang mengandung banyak zat aditif seperti MSG yang bisa menjadi pemicu kanker dalam tubuh.                                                                      Banyak kasus nyata tentang orang yang sakit dan diduga disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi mie instan. Karena itu, sebaiknya Anda pun mulai mengurangi mengkonsumsi makanan ini
2. Chinese restaurant syndrome
             Bahaya makan mie instan yang satu ini lebih mirip keracunan, hal ini disebabkan oleh MSG yang terdapat pada bumbu mie instan. Ada beberapa orang yang tidak tahan dengan MSG, lalu kemudian merasa pusing dan sesak nafas. Namun penyakit ini tidak terlalu fatal, karena akan sembuh setelah 2-3 jam kemudian.
3. Kerusakan jaringan otak
            Mengkonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau keumpuhan.
3.     Penutup
         
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa menjaga pola makan agar tetap sehat dan seimbang sangatlah penting khususnya dikalangan remaja yang memiliki pola makan konsumtif. Hal ini dikarenakan ketersediaan bahan makanan instan yang sangat banyak baik disekolah, dirumah, dan tempat lainnya. Selain nikmat terdapat dampak negatif yang sangat besar. Efek nyata adalah tubuh para remaja yang digerogogti secara perlahan dan akan menyebabkan penyakit penyakit yang berbahaya dalam tubuhnya. Menjaga dari sekarang akan lebih baik dari pada mengobati esok hari.


 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar